Thursday, 28 June 2018

Bisnis Online, Peluang dan pangsa pasar seluruh dunia, Tidak terikat waktu atau tempat, Bisnis online lebih mudah, Modal lebih sedikit, hasil lebih banyak

INILAH DIA SOLUSI BISNIS ONLINE 


Bisnis Online menjadi bisnis yang hot saat ini di Indonesia. Banyak masyarakat khususnya generasi muda yang mulai melirik bisnis ini dan tergiur menghasilkan uang dari internet. Sebenarnya, hal tersebut wajar terjadi di tengah makin ramainya pemberitaan tentang kesuksesan banyak orang dalam berbisnis di internet, baik skala perorangan maupun perusahaan besar.

Pada bab ini, kita akan membahas beberapa poin penting terkait bisnis online, yakni:

Apa sebenarnya bisnis online itu?
Mengapa harus berbisnis online?
Apa saja cara menghasilkan uang dari internet?
Mindset sukses berbisnis online.

Dengan pembahasan-pembahasan tersebut, kita akan mengerti apa sebenarnya bisnis online itu dan kita akan memiliki gambaran untuk memulai membangun bisnis online sendiri.

Jika selama ini kita hanya bisa terkagum-kagum melihat beberapa orang yang berhasil menghasilkan banyak uang dari internet, maka setelah membaca blog ini, kita tidak akan bingung lagi harus memulainya dari mana dan bagaimana langkah-Iangkah selanjutnya agar bisnis online kita sukses.
Mari kita lihat satu per satu!

Apa Sebenarnya Bisnis Online Itu?

Mungkin masih banyak yang berasumsi bahwa bisnis online adalah kita membeli suatu produk kemudian kita mengajak orang lain untuk membeli produk tersebut sehingga membentuk jaringan berantai layaknya Multi Level Marketing (MLM). Atau, bisa jadi masih ada beberapa orang khususnya di Indonesia yang mengasumsikan bahwa bisnis online adalah penghasil uang ajaib semacam mesin uang otomatis.

Asumsi tersebut muncul karena di tahun 2000-an, dunia internet di Indonesia banyak berisi produk-produk digital yang menawarkan hal-hal "ajaib" di atas. Padahal sejatinya, program seperti itu kebanyakan adalah program "money game" atau penipuan.

Jadi, apa sebenarnya bisnis online itu?
Secara sederhana, bisnis online adalah segala aktivitas yang dilakukan di internet yang bertujuan menghasilkan transaksi. Dengan demikian, ketika kita melakukan aktivitas apa pun di internet yang bertujuan untuk menghasilkan transaksi, kita sudah menjalankan
bisnis online.

Mengapa Harus Berbisnis Online?

Bisnis online sudah berkembang sejak lama namun mulai menjadi "hot trend" di Indonesia pada tahun-tahun belakangan ini. Banyak kita lihat iklan-iklan baik di media cetak seperti koran, majalah, atau media elektronik seperti radio dan televisi yang mulai mengiklankan produk-produk yang dijual secara online. Iklan-iklan bisnis online tersebut semakin hari semakin banyak.

Bisnis online di Indonesia pun sudah digeluti mulai dari perorangan, unit Clsaha Kecil dan Menengah (CJKM), sampai perusahaan-perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan Iuar negeri pun terlihat membangun bisnis online mereka di Indonesia dengan modal besar-besaran. Yang terbaru adalah perusahaan besar dari luar negeri  Alibaba.com yang mengakuisisi Lazada dengan harga yang sangat fantastis.

Banyak perusahaan yang dahulunya tidak menggunakan teknologi internet, saat ini dengan terpaksa juga harus mulai merambah ke pemasaran melalui internet jika tidak ingin tertinggal oleh kompetitor.
Hampir sebagian besar dari kita saat ini juga tidak bisa lepas dari internet. Baik untuk menggunakan email, sosial media seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya. Sebagian dari kita juga mungkin sudah merasakan bagaimana berbelanja online dengan mencoba aplikasi seperti Go-jek, Tokopedia, Lazada, Tiket, Traveloka, dan lain sebagainya.

Dengan fakta-fakta menarik tentang bisnis online di atas, wajar saja jika bisnis online menjadi primadona saat ini dan hampir semua orang tertarik untuk ikut berbisnis online.
Jadi, mengapa kita harus berbisnis online?

Pertanyaan ini akan bermanfaat untuk meyakinkan sekaligus menguatkan kembali tekad kita yang ingin berkecimpung di bisnis online. Mengapa kita harus bersusah-payah belajar dari awal tentang bisnis online dan bersabar untuk menjalani prosesnya?

Berikut beberapa keunggulan bisnis online yang menjadi alasan mengapa kita harus berbisnis online mulai saat ini:

a. Peluang dan pangsa pasar seluruh dunia

Ketika berbisnis online, pangsa pasar kita adalah seluruh dunia. Berbeda dengan bisnis offline yang pangsa pasarnya mungkin hanya sekitar toko. Dengan berbisnis online, kita bisa menawarkan apa pun ke seluruh dunia. Kita tinggal membuat penawarannya di website kita dan meng-online-kannya agar bisa dibuka oleh siapa pun di seluruh dunia.

b. Tidak terikat waktu atau tempat

Bisnis online bisa kita kerjakan kapan pun kita mau dan di mana pun. Yang penting memiliki perangkat komputer dan koneksi internet. Sangat fleksibel, bukan? Berbeda dengan bisnis offline.

c. Bisnis online lebih mudah

Saya tidak katakan bisnis online itu mudah, namun setidaknya lebih mudah dibandingkan dengan bisnis offline. Jika membangun bisnis offline kita butuh dengan berbagai macam urusan teknis, di bisnis online kita lebih mudah dalam hal tersebut. Cukup dengan membuat website dan jadilah etalase bisnis kita.

d. Modal lebih sedikit, hasil lebih banyak
Seperti yang kita sebutkan di atas, untuk membangun bisnis online, modal awalnya hanya sebuah website untuk memajang dan membuat penawaran bisnis kita. Modal membuat sebuah website tidak lebih dari Rp500.000,00. Sangat sedikit, bukan?

Bagaimana jika ingin membangun bisnis offline? Modalnya pasti lebih besar seperti menyewa tempat yang bisa puluhan juta, meng-gaji karyawan, urusan perizinan, pajak, dan lain sebagainya.

Dengan modal membangun bisnis online yang sangat sedikit, bukan berarti hasil dari bisnis online lebih sedikit daripada hasil bisnis offline. Bahkan faktanya, hasil dari bisnis online lebih banyak. Para pebisnis yang tidak masuk ke pemasaran online biasanya penjualan dan keuntungannya akan sulit berkembang dan bisa jauh tertinggal dari kompetitornya yang menggunakan pemasaran di internet.

Tidak memandang ijazah. bentuk fisik, dan lainnya

Jika ingin terjun ke dunia bisnis online, maka kita tidak butuh ijazah. Serendah apa pun jenjang pendidikan formal kita atau setinggi apapun jenjangnya, peluang sukses di bisnis ini selalu ada. Yang
penting, kita mau mempelajarinya dan konsisten mempraktikkan-nya.

Begitu juga dengan bentuk fisik. Bagaimanapun bentuk fisik kita, tidak akan menjadi penghalang kesuksesan di bisnis online. Bahkan, mereka yang memiliki fisik yang kurang sempurna sekalipun bisa sukses. Lihat saja kisah Habibi Afsyah atau tokoh pebisnis online lainnya yang juga sering diwawancarai di banyak stasiun televisi.

Nah, itulah beberapa keunggulan bisnis online. Dengan banyaknya keunggulan dan kelebihan bisnis online tersebut, apakah kita tertarik untuk membangun kerajaan bisnis di Internet?

Sebelum masuk ke bahasan selanjutnya, saya ingin sedikit bercerita.

Saya memulai bisnis online ini sejak saya masih mahasiswa karena saya mulai khawatir akan bekerja di mana setelah wisuda nantinya. Akhirnya, saya browsing-browsing di internet untuk mencari peluang usaha dan setelah proses panjang akhirnya saya temukanlah bisnis online ini. Saya pun menguatkan tekad untuk sukses di bisnis ini. Target saya jika sudah wisuda, saya tidak perlu repot-repot melamar kerja lagi dan cukup dengan bisnis online.
Berbagai modul pun saya "lahap", baik yang gratisan maupun yang berbayar. Saat itu, saya pun memberanikan diri mengikuti kelas berbayar belajar bisnis online bersama Anne Ahira dan mulai membeli dan mempelajari semua hal yang berhubungan dengan
bisnis online.

Setelah wisuda, Alhamdulillah saya sudah memiliki sumber penghasilan yang bisa dikatakan lebih dari gaji karyawan baru di perusahaan. Namun, di akhir tahun 2011 karena satu dua hal, bisnis online saya tidak lagi menghasilkan. Saya sedikit "frustasi" dan malas untuk bangkit dari keterpurukan. Akhirnya, saya memilih untuk melamar pekerjaan dan akhirnya resmi menjadi karyawan di salah satu perusahaan swasta di Medan di bagian web development.

Masa-masa menjadi karyawan inilah, saya baru menyadari nikmat-nya berbisnis online. Suka duka menjadi karyawan memaksa saya

untuk kembali ke dunia online. Saya pun resign dan bangkit membangun bisnis online saya kembali.
Dari bisnis online, saya mengumpulkan modal untuk menikah. Setelah menikah saya bisa setiap hari di rumah bersama istri. Ketika istri hamil dan melahirkan, Alhamdulillah saya bisa selalu mendam-pinginya dan setiap hari saya bebas bermain dengan anak di rumah tanpa terganggu dengan jadwal masuk kantor dan tanpa takut dipotong gaji jika terlambat masuk kantor seperti yang saya alami dahulu, hehe.
Yang ingin saya sampaikan dari cerita ini adalah saya sangat bersyukur diberikan jalan rezeki melalui bisnis online. Tentunya tanpa memandang sebelah mata terhadap profesi-profesi lainnya.


Apa Saja Cara Menghasilkan Uang di Internet?

Dari definisi Bisnis Online yang sudah kita bahas di bagian awal, menghasilkan uang di internet tidak hanya terbatas pada satu dua cara, namun terdapat banyak cara bahkan tidak terbatas. Itu karena setiap hari semakin berkembang cara-cara menghasilkan uang di internet sesuai dengan kreativitas pemakai internet dalam memanfaatkan internet untuk kepentingan bisnis (menghasilkan uang).

Akan tetapi, untuk memudahkan pemahaman, kita bisa mengklasifikasikan cara-cara menghasilkan uang di internet ke dalam 4 kategori besar. Dengan mengetahui 4 kategori besar ini, kita akan mampu memilah dan memilih jenis apa yang paling cocok untuk pribadi kita Karena tidak semua orang sama dalam hal kemampuan dan kecocokan jenis bisnis.

Perlu diingat juga bahwa kesuksesan berbisnis online juga dipenga-ruhi oleh usaha yang kita lakukan dan jenis bisnis yang kita pilih. Terkadang orang lain bisa sukses di jenis bisnis tertentu, namun ketika kita mencoba jenis bisnis tersebut dan melakukan langkah-langkah yang sama, temyata kita tidak sukses di jenis bisnis tersebut.

Banyak orang yang sukses berbisnis online di bidang toko online, namun banyak juga yang tidak cocok kepribadiannya dalam model bisnis toko online. Banyak juga yang sukses berbisnis di affiliate marketing, penjualan jasa dan lainnya, namun sebagian yang lain tidak dapat sukses di bidang tersebut walaupun sudah mencobanya. Jadi, setiap orang punya jalan yang berbeda-beda dalam meraih kesuksesannya di bisnis online dan setiap bidang pasti ada orang suksesnya. Tinggal kita memilih jenis yang paling cocok untuk kepribadian kita sehingga bisa sukses di bidang tersebut.

Kalau saya sendiri, pada awal-awal belajar bisnis online, hampir semua jenis sumber penghasilan di internet saya coba. Tahukah Anda bagaimana hasil akhirnya? Hasilnya adalah saya hanya jalan di tempat dan satu tahun tidak menghasilkan apa-apa. Saya hanya menghabiskan waktu untuk mempelajari semua hal tentang bisnis online dan mempraktikkan semuanya dengan tidak maksimal. Akhirnya, saya mulai sadar bahwa untuk sukses besar kita cukup menjadi ahli di satu bidang.

Nan, bagaimana caranya memilih bidang yang paling cocok untuk pribadi kita? Banyak faktor yang bisa dipertimbangkan, antara lain sesuaikan dengan hobi (minat) kita, hal-hal yang kita kuasai, pertimbangan tentang jenis bisnis, dan lain sebagainya. Gntuk lebih detailnya, akan kita bahas pada pembahasan khusus nanti.

Pada bagian ini, kita akan mengetahui apa saja sumber penghasilan di internet sehingga kita memiliki gambaran menyeluruh tentang apa saja cara menghasilkan uang di internet. Sebenarnya, tidak ada batasan tentang cara-cara menghasilkan uang di internet. Kita bebas membuat cara sendiri dalam menghasilkan uang melalui internet. Namun, apa pun jenis penghasilannya, bisa dimasukkan setidaknya ke dalam 4 kategori besar berikut ini:

1. Menjual produk sendiri
Yakni kegiatan berjualan seperti halnya menjual produk di toko secara offline di mana penjual harus selalu mengatur ketersediaan

Readmore → Bisnis Online, Peluang dan pangsa pasar seluruh dunia, Tidak terikat waktu atau tempat, Bisnis online lebih mudah, Modal lebih sedikit, hasil lebih banyak

Friday, 9 December 2016

Seni Mengatasi Masalah Yang Terus Membelit

Seni Mengatasi Masalah Yang Terus Membelit


Seni mengatasi masalah ini sangat diperlukan oleh Anda yang terus-menerus dibelit oleh masalah seperti tidak ada ujungnya. Lihatlah kebelakang, sudah berapa lama Anda menghadapi masalah ini. Mengapa begitu lama terus ada dan seolah sudah menjadi takdir kita untuk hidup seperti ini.

Mungkin takdir, namun Allah menyuruh kita untuk berusaha, mengoptimalkan ikhtiar. Itu tugas kita, hasil akhir biarlah Allah yang menentukan, bukan kita. Jangan mendahului Allah, bisa jadi jika kita berikhtiar, kita bisa bangkit kembali.

Apa Itu Lingkaran Setan?

Entah dari mana istilah ini datang, namun istilah inilah yang kita kenal. Lingkaran setan mengambarkan sebuah lingkaran yang menghubungkan masalah dengan masalah yang tidak berujung. Silahkan lihat gambar dibawah ini.
lingaran setan
Ini hanya salah satu contoh lingkaran setan. Sebenarnya sangat banyak, tidak terbatas. Ini hanya contoh untuk memudahkan kita memahaminya.
  • Karena seseorang miskin, maka dia tidak punya modal.
  • Karena tidak punya modal, dia tidak bisa berbisnis.
  • Karena dia tidak bisa berbisnis, dia tidak menghasilkan uang.
  • Karena dia tidak menghasilkan uang, dia miskin.
  • Dan kembali ke awal, melingkar, tidak berujung seterusnya.
Tentu, bisa jadi lingkaran setan yang ada pada setiap orang akan berbeda. Apa lingkaran setan Anda? Coba pikirkan.
Cara mengetahui apa yang menjadi linkaran setan Anda ialah dengan bertanya mengapa.
  1. Apa kondisi yang tidak Anda inginkan saat ini?
  2. Mengapa hal itu terjadi? Anda akan menemukan sebuah jawaban, sebutlah jawaban 1.
  3. Tanya lagi, mengapa “jawaban 1″ ini terjadi? Anda akan menemukan jawaban 2.
  4. Tanya lagi, mengapa “jawaban 2″ ini terjadi?
  5. dan seterusnya
Tidak selamanya masalah itu melingkar. Jika ternyata masalah Anda tidak melingkar, maka Anda tinggal memperbaiki masalah paling dasar yang disebut root cause, maka masalah Anda bisa teratasi.
Anggaplah Anda menemukan lingkaran setan Anda. Bagaimana cara menghancurkannya? Ada sebuah rahasia yang tidak diketahui oleh mereka yang terus-menerus bersama lingkaran setan. Sebab, jika dia sudah mengetahuinya, pasti dia sudah sanggup menghancurkan lingkaran setan itu.
Rahasia itu adalah ….

Ternyata Lingkaran Setan Itu Hanya Ada Dalam Pikiran

Ya, rahasia itu adalah bahwa lingkaran setan itu HANYA ada dalam pikiran Anda. Tidak real alias tidak nyata. Sehingga, karena memang tidak real, maka Anda dengan mudah bisa menghancurkannya dengan pikiran Anda sendiri. Serius.

Kuncinya adalah Anda harus yakin, bahwa lingkaran setan itu hanya ada dalam pikiran Anda. Jika Anda menolaknya dan menganggap lingkaran setan itu real, Anda tidak perlu melanjutkan membaca artikel ini. Silahkan cari solusi lain.

Jika Anda sudah menerimanya, saya akan beritahu bagaimana cara menghancurkan. Mau tau? Sederhana, Anda hanya harus mengubah persepsi Anda (ya, pikiran Anda). Karena lingkaran setan Anda ada dalam pikiran, mengubah pikiran, persepsi, mindset, atau paradigma saja, maka lingkaran setan itu hancur seketika.

Seni Mengatasi Masalah : Melawan Kata HARUS

Mengapa lingkaran setan itu ada? Karena kita memegang kuat kata “harus”, sadar atau tidak. Kita ambil contoh dari gambar diatas. Ada beberapa asumsi keharusan dalam lingkaran itu. Apa saja?
  1. Bisnis HARUS punya modal (uang)
  2. Modal HARUS berupa uang
  3. Mendapatkan uang HARUS berbisnis dulu
  4. Supaya tidak miskin HARUS punya uang dulu
Nah, sekarang ubahkah persepsi Anda dengan menafikan atau menegasikan kata harus. Sederhana, hanya menambahkan kata TIDAK di depan harus.
  1. Bisnis TIDAK HARUS punya modal (uang)
  2. Modal TIDAK HARUS berupa uang
  3. Mendapatkan uang TIDAK HARUS berbisnis dulu
  4. Supaya tidak miskin TIDAK HARUS punya uang dulu
Anda mulai mengangguk-ngangguk? Good, artinya sudah memahami dan pikiran Anda mulai terbuka. Sebab kunci menyelesaikan masalah itu memiliki pikiran yang terbuka. Kata HARUS itu menutup pikiran, sementara jika kita tambahkan kata TIDAK, maka menjadi tidak menutup alias membuka.

Gunakan Kreativitas Anda dan Daya Ungkit

Banyak yang mengatakan, kita itu harus kreatif. Kreatif adalah seni mengatasi masalah. Namun, mengapa banyak yang tidak kreatif? Sebab kreativitas memerlukan pikiran terbuka. Sekarang pikiran Anda sudah terbuka, maka kreativitas dalam diri Anda bisa berjalan.

Dengan persepsi baru kita, bahwa bisnis tidak harus dengan modal uang, artinya kita bisa menggunakan modal yang lain. Pernah dengar modal dengkul? Selama Anda punya dengkul, maka gunakan saja untuk modal bisnis Anda. Ada juga orang sukses hanya bermodalkan jari telunjuk. 

Punya bukan?

Berpikirlah kreatif. Lingkaran setan itu akan hancur hanya dengan menghacurkan salah satu lingkaran kecilnya. Misalnya tidak bisa berbisnis. Maka sekarang Anda sudah bisa berbisnis. Bagaimana caranya? Gunakan kreativitas Anda, daya ungkit semua aset yang Anda miliki. Maka bisnis pun bisa mulai berjalan.

Jika bisnis sudah berjalan, Anda akan punya uang, tidak miskin lagi, punya modal untuk membangun bisnis baru, Anda makin punya uang, makin tidak miskin, dan seterusnya. Luar biasa bukan? Semuanya diawali dengan pikiran, sebab lingkaran setan itu hanya ada dalam pikiran Anda.

Jika Anda ingin belajar tentang kreativitas dan daya ungkit, saya punya ebook yang membahas lebih detil. Bisa didapatkan disini dan disini.

Kesimpulan

Jika Anda memiliki masalah yang terus membelit dalam waktu lama, artinya ada lingkaran setan di dalam pikiran Anda. Tugas Anda adalah menghancurkan lingkaran setan itu dengan mengubah persepsi Anda. Gunakan kreativitas dan daya ungkit untuk membantu menghancurkan lingkaran setan itu.
Selamat, Anda sudah menemukan salah satu seni mengatasi masalah.
Sumber : 

Readmore → Seni Mengatasi Masalah Yang Terus Membelit

Menyembuhkan Penyakit Suka Berdalih Kesehatan Buruk

Menyembuhkan Penyakit Suka Berdalih Kesehatan Buruk


Pelajarilah manusia sementara Anda berfikir untuk berhasil. Pelajari mereka secara sangat cermat untuk menemukan mengapa mereka berhasil, dan kemudian terapkan prinsip penghasil sukses pada kehidupan Anda sendiri.
Mulailah segera. Perdalamlah studi Anda mengenai manusia, dan Anda akan menemukan bahwa orang yang tidak sukses menderita penyakit pikiran ini penyakit dalih (Excusitis) atau penyakit kegagalan. Setiap orang gagal mengidap penyakit ini dalam tahap lanjut, dan keebanyakan orang "rata-rata" pernah setidaknya mengalami serangan ringan penyakit ini.
Anda akan mendapatkan bahwa dalih menjelaskan perbedaan antara orang yang mengalami kemajuan dan orang yang tidak. Anda akan mendapatkan bahwa semakin berhasil orang bersangkutan, semakin kurang cenderung ia membuat dalih.
Orang yang tidak pernah kemana-mana, dan tidak mempunyai rencana untuk tiba di suatu tempat selalu mempunyai setumpuk dalih untuk menjelaskan mengapa. Orang dengan prestasi sedang-sedang saja cepat sekali menjelaskan mengapa mereka belum berhasil, mengapa mereka tidak berhasil, mengapa mereka tidak berhasil, dan mengapa mereka bukan orang yang berhasil.
Pelajari kehidupan orang yang sukses, maka Anda akan menemukan kebenaran ini bahwa semua dalih yang dibuat oleh orang yang sedang-sedang saja boleh jadi, tetapi tidak dibuat oleh orang sukses.

Saya tidak pernah bertemu atau mendengar tentang seorang eksekutif bisnis, perwira militer, wiraniaga, tokoh profesional yang sangat sukses atau pemimpin dalam bidang apa pun yang tidak dapat menemukan satu atau lebih dalih besar untuk mereka bersembunyi di belakangnya. Roosevelt dapat saja bersembunyi di balik tungkainya yang lumpuh; Truman dapat saja menggunakan dalih "tidak berpendidikan perguruan tinggi; dan Eisenhower dapat saja bersembunyi di balik serangan jantung yang di deritanya.
Seperti semua penyakit, penyakit dalih menjadi buruk jika tidak di obati dengan tepat dan segera. Korban dari penyakit pikiran ini mengalami proses mental berikut ini: "Saya tidak bekerja sebaik yang seharusnya. Apa yang dapat saya gunakan sebagai alibi yang akan membantu saya supaya tidak kehilangan muka? Coba kita lihat, kesehatan yang buruk? kurangnya pendidikan? terlalu tua? terlalu muda? nasib buruk? kesialan pribadi? Istri? cara keluarga membesarkan saya?"
Segera sesudah korban penyakit kegagalan ini memilih dalih yang "bagus," ia hidup bersama dalih tersebut. Kemudian, ia mengandalkan dalih tersebut untuk menjelaskan kepada dirinya sendiri dan orang lain mengapa ia tidak maju-maju.

Dan tiap kali korbannya membuat dalih, dalih tersebut menjadi tertanam lebih dalam di dalam pikiran bawah sadarnya. Pikiran, Positif atau Negatif, semakin kuat jika dipupuk dengan pengulangan terus menerus. Pada mulanya, korban penyakit dalih mengetahui alibinya sedikit banyaknya merupakan kebohongan. Aka tetapi, semakin sering ia mengulanginya, semakin yakin ia jadinya bahwa dalih itu benar sepenuhnya, dan bahwa alibi tersebut adalah alasan sebenarnya mengapa ia tidak berhasil seperti yang seharusnya.

Prosedur Satu, dalam program individual Anda untuk berpikir sukses, ialah memberi vaksin diri Anda terhadap penyakit dalih, penyakit kegagalan.

Dalih muncul dalam bermacam bentuk, tetapi jenis yang terburuk dari penyakit ini adalah dalih kesehatan, daling intelegensi, dalih usia, dan dalih nasib. Sekarang, mari kita lihat bagaimana kita dapat melindungi diri dari keempat penyakit yang lazim ini. Simak berikutnya....Semoga ada manfaat.
Readmore → Menyembuhkan Penyakit Suka Berdalih Kesehatan Buruk

Kesehatan Yang Buruk Bukan Alasan Untuk Gagal

Kesehatan Yang Buruk Bukan Alasan Untuk Gagal


Tetapi Kesehatan Saya Buruk. Dalih kesehatan berkisar dari "saya meresa tidak enak badan," hingga yang lebih spesifik" Ada yang tidak beres dengan diri saya."

Kesehatan yang "buruk," di dalam ribuan bentuknya yang berbeda, di gunanakan sebagai dalih untuk kegagalan melakukan apa yang seseorang ingin lakukan, kegagalan untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar, kegagalan untuk mencapai keberhasilan.

Jutaan orang menderita dalih kesehatan. Namun, dalam kebanyakan kasus, apakah ini merupakan dalih yang sah? Pikirkan Sejenak tentang semua orang yang sangat berhasil yang Anda Kenal dapat tetapi tidak mau menggunakan kesehatan sebagai dalih.

Teman-teman saya yang menjadi dokter atau ahli bedah mengatakan kepada saya bahwa tidak orang yang memiliki kesehatan sebagai dalih.

Teman-teman saya yang menjadi dokter atau ahli bedah mengatakan kepada saya bahwa tidak ada orang yang memiliki kesehatan sempurna. Ada sesuatu yang kurang beres pada fisik semua orang. Banyak yang menyerah sepenuhnya atau sebagian kepada dalih kesehatan, tetapi orang yang berpikiran sukses tidak.

Dua pengalaman terjadi pada diri saya pada suatu siang yang mengilustrasikan sikap yang benar dan sikap yang salah terhadap kesehatan. Saya baru saja selesai memberikan ceramah ketika seorang berusia sekitar tiga puluh tahun meminta untuk berbicara dengan saya empat mata. Ia memuji ceramah saya, tetapi kemudian berkata, "Saya khawatir gagasan Anda tidak banyak berguna buat saya. Kebetulan jantung saya lemah, dan saya harus sering-sering memeriksakan diri ke dokter." Ia menjelaskan bahwa ia sudah menemui empat orang dokter, tetapi mereka tidak dapat menemukan penyakitnya. Ia meminta saran saya tentang apa yang harus ia lakukan.

"Baiklah," saya berkata, "Saya tidak tahu apa-apa tentang jantung, tetapi sebagai sesama orang awam, ada tiga hal yang akan saya kerjakan. Pertama, saya akan mengunjungi spesialis jantung terbaik yang dapat saya temui, dan menerima diagnosisnya sebagai keputusan final. Anda sudah mengecek dengan empat dokter dan tak seorang pun menemukan sesuatu yang aneh dengan jantung Anda. Biarkan dokter kelima menjadi dokter terakhir yang memberikan keputusan. Kemungkinan besar jantung Anda memang sehat. Namun jika Anda terus khawatir tentangnya, akhirnya Anda mungkin benar-benar mengidap penyakit jantung yang serius. Mencari-cari penyakit akhirnya sering benar-benar menyebabkan Anda malah mengidapnya.

"Kedua, saya akan menganjurkan Anda membaca buku bagus karya Dr. Schindler, How to Live 365 Days a Year. Dr. Schindler memperlihatkan di dalam buku ini bahwa tida dari empat ranjang di rumah sakit diisi oleh orang yang mengidap EII - Emotionally Induced Illness (penyakit yang di sebabkan oleh Emosi). Bayangkan, tiga dari empat orang yang sakit sekarang ini akan sehat jika mereka sudah belajar bagaimana menangani emosi mereka. Baca buku Dr. Schindler dan Kembangkan program Anda untuk manajemen Emosi.

Ketiga, saya bertekad untuk hidup sampai saya mati. "Saya terus menjelaskan kepada orang yang menderita ini beberapa nasihat yang saya terima. Bertahun-tahun lalu dari seorang teman saya, seorang pengacara, yang mengidap penyakit TBC. Pengacara ini tahu bahwa ia harus menjalani hidup yang terbatas oleh banyak aturan, tetapi hal ini tidak pernah menghentikannya menjalankan praktek hukum, menghidupi keluarga yang baik, dan benar-benar menikmati hidup. Teman saya, yang kini berusia 78 tahun, mengekspresikan filosofinya dengan kata-kata ini: "Saya akan hidup hingga saya mati, dan saya tidak akan mencampur aduk hidup dan mati. Sementara saya masih ada di muka bumi ini saya akan terus hidup. Mengapa harus hanya setengah hidup? Setiap menit yang dihabiskan orang untuk khawatir soal kematian sama saja orang itu sudah mati selamanya satu menit itu."

Pada saat itu saya harus pergi untuk mengejar pesawat. Di dalam pesawat terbang pengalaman kedua yang jauh lebih menyenangkan terjadi. Sesudah kebisingan selama lepas landas, saya mendengar bunyi berdetik. Dengan heran, saya melirik pria yang duduk di sebelah saya, karena bunyi itu tampaknya berasal darinya.

Ia tersenyum lebar, dan berkata. "Oh, ini bukan bom. Ini cuma jantung saya."

Saya jelas tampak bingung, maka ia pun melanjutkan mengatakan kepada saya apa yang sudah terjadi.

Tiga minggu lalu ia mengalami operasi di mana dokter memasang katub plastik ke dalam jantungnya. Bunyi berdetik tersebut, ia menjelaskan, akan berlanjut selama beberapa bulan hingga jaringan baru tumbuh menutupi katup buatan tersebut. Saya bertanya apakah yang akan ia lakukan.

"Oh, " katanya, "saya punya beberapa rencana besar. Saya akan belajar hukum sekembalinya saya ke Minnesota. Suatu hari nanti saya berharap dapat bekerja di pemerintahan. Dokter mengatakan saya harus bersantai selama beberapa bulan, tetapi sudah itu saya akan menjadi seperti baru lagi."

Nah, Anda mempunyai dua cara untuk menghadapi masalah kesehatan. Orang yang pertama, yang bahkan tidak yakin bahwa ada yang tidak beres dengan fisiknya, merasa khawatir, depresi, dalam perjalanan menuju kekalahan, menginginkan seseorang untuk menyokong behwa ia tidak dapat bergerak maju. Orang kedua, sesudah menjalani operasi yang sangat sulit, tetap optimistis, berhastrat mengerjakan sesuatu. Perbedaannya terletak pada bagaimana mereka tentang kesehatan!

Saya pernah mempunyai pengalaman yang sangat langsung dengan dalih kesehatan. Saya menderita diabetes. Sesudah mengetahui saya mengidap penyakit ini, saya di peringatkan, "Diabetes adalah penyakit fisik; tetapi kerusakan terbesar ditimbulkan karena sikap negatif terhadap penyakit ini. Khawatirlah tentang penyakit ini maka Anda akan benar-benar mengalami kesulitan."

Dengan sendirinya, sejak tahu tentang penyakit diabetes yang saya idap, saya harus mengenal banyak penderita diabetes lain. Saya akan ceritakan kepada Anda tentang dua ekstrem. Seorang teman yang mengidap penyakit yang ringan termasuk ke dalam kelompok yang hidup merana. Terobsesi oleh ketakutan akan cuaca, ia biasanya secara menggelikan mengenakan pakaian tebal. Ia takut bekerja terlalu keras sehingga ia hampir tidak melakukan apapun. Ia menghabiskan sebagian besar energi mentalnya untuk khawatir tentang apa yang mungkin terjadi. Ia membosankan orang lain dengan menceritakan kepada mereka "betapa mengerikan" penyakitnya. Penyakitnya yang sebenarnya bukanlah diabetes. Ia adalah korban dari dalih kesehatan. Ia mengasihani diri hingga menjadi invalid.
Eksterm yang lain adalah seorang manajer divisi di sebuah perusahaan penerbitan besar. Ia mengidap penyakit yang serius; ia menggunakan insulin kira-kira 30 kali lebih banyak dari pada orang yang pertama tadi. Tetapi, ia tidak dapat hidup untuk menjadi sakit.

Ia hidup untuk menikmati pekerjaannya dan bersenang-senang. Suatu hari ia berkata kepada saya, "Memang Sulit, tetapi begitu juga bercukur, bukan? Itulah sebabnya saya tidak akan berpikir untuk tidak memuji orang yang menemukan insulin."

Seorang teman baik saya, profesor perguruan tinggi yang terkenal, pulan dari Eropa pada tahun 1945, kehilangan satu lengannya. Walaupun cacat, John selalu tersenyum dan membantu orang lain yang kurang beruntung. Ia sama optimisnya dengan siapa saja yang saya kenal. Suatu hari saya dan dia berbicara panjang lebar tentang cacat yang dialaminya. "Itu cuma satu lengan," katanya. "Tentu saja dua lebih baik dari satu. Tetapi mereka cuma memotong satu lengan saya. Semangat saya seratus persen utuh. Saya bersyukur untuk itu".

Seorang teman saya yang juga berlengan satu adalah pemain golf yang ulung. Suatu hari saya bertanya kepadanya bagaiman ia mampu mengembangkan suatu gaya yang nyaris sempurna dengan hanya satu tangan.

Saya Katakan kepadanya bahwa banyak pegolf dengan dua lengan tidak dapat melakukan sebaik dirinya, Jawabannya adalah "Menurut  pengalaman saya, satu lengan dan sikap yang tepat akan selalu mengalahkan dua lengan dengan sikap yang salah."

Ia benar. Sikap yang tepat dan satu lengan akan selalu mengalahkan sikap yang salah dan dua lengan. Pikirkan tentang pernyataan itu sejenak. Hal ini berlaku tidak hanya di lapangan golf, tetapi juga dalam setiap segi kehidupan.

Readmore → Kesehatan Yang Buruk Bukan Alasan Untuk Gagal

Friday, 2 December 2016

Keberhasilan berarti Menang, Kegagalan Adalah Sukses Yang tertunda

Keberhasilan berarti banyak hal yang mengagumkan dan positif. Keberhasilan berarti kesejahteraan pribadi: rumah yang bagus, liburan, perjalanan, pengalaman baru, jaminan keuangan untuk anak dan istri. Keberhasilan berarti memperoleh kehormatan, kepemimpinan, disegani oleh rekan bisnis, dan populer di kalangan teman. Keberhasilan terutama berarti kebebasan : kebebasan kekhawatiran, ketakutan, frustasi, dan kegagalan. Keberhasilan berarti rasa hormat kepada diri sendiri, terus menerus mendapatkan kebahagiaan yang lebih riil dan kepuasan dari hidup ini, mampu mengerjakan lebih banyak bagi mereka yang bergantung kepada Anda. dan kasih sayangnya begitu Anda Hargai.

Keberhasilan berarti Menang


Keberhasilan prestasi adalah tujuan hidup! Setiap manusia menginginkan keberhasilan. Setiap orang menginginkan yang terbaik dari hidup ini. Tak seorang pun senang akan kemiskinan atau hidup dalam keadaan paspasan. Tak seorangpun senang inferior; tak seorangpun senang di permainkan.
Salahh satu dari kearifan pembangun keberhasilan yang paling praktis terdapat dalam kutipan Kitab Suci yang mengatakan bahwa iman dapat memindahkan gunung.

Percaya, benar-benar percaya bahwa Anda dapat memindahkan gunung, maka Anda pun mampu melakukannya. Kesangsian berjalan bersama-sama dengan kegagalan.

Barangkali Anda pernah mendengar orang berkata, "Omong kosong kalau Anda mengira dapat memindahkan gunung hanya dengan mengatakan 'Gunung, pindahlah.' Benar-benar tidak mungkin."
Mereka yang berpikir seperti ini mengelirukan kepercayaan atau iman dengan angan-angan. Dan memang benar, Anda tidak dapat memindahkan gunung dengan mengangankannya saja. Anda tidak akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik hanya dengan mengangankannya. Anda juga tidak akan mendapatkan rumah besar hanya dengan mengangankannya. Anda tidak dapat menjadi pemimpin hanya dengan mengangankan menjadi pemimpin.

Akan tetapi kita dapat memindahkan gunung dengan kepercayaan yang kuat. Cara terbaik untuk memperoleh keberhasilan adalah dengan percaya Bahwa Anda dapat berhasil.

Tidak ada yang gaib atau rahasia mengenai kekuatan kepercayaan.


Kepercayaan bekerja sebagai berikit. Kepercayaan, Sikap "Saya-Positif-Saya-Dapat," membangkitkan kekuatan, keterampilan dan energi yang diperlukan untuk berhasil. Jika Anda percaya "Saya-Dapat-Melakukannya" dan benar-benar Percaya, maka "bagai-mana melakukannya" pun berkembang secara otomatis.

Setiap hari, di setiap kota dan desa, orang-orang muda memulai pekerjaan yang baru. Masing-masing "mengangankan" bahwa suatu hari mereka akan menikmati keberhasilan yang mengiringi mereka menuju puncak. Namun mayoritas orang muda ini benar-benar tidak mempunyai kepercayaan yang di perlukan untuk mencapai jenjang tertinggi. Dan mereka pun tidak pernah mencapai puncak. Percaya bahwa tidak mungkin untuk mendaki tinggi, mereka pun tidak menemukan anak tangga yang menuju ke tempat tertinggi. Sikap mereka adalah sikap orang "Kebanyakan."

Akan tetapi, sejumlah kecil orang muda ini benar-benar percaya bahwa mereka akan berhasil. Mereka mendekati pekerjaan dengan sikap "Saya-Akan-Mencapai-Puncak." Dan dengan kepercayaan besar, merekapun mencapai puncak. Percaya bahwa mereka akan berhasil - dan itu bukannya tidak mungkin - mereka belajar dan mengamati sikap orang-orang yang sudah berhasil. Jadi, mereka belajar bagaimana orang yang sukses mendekati masalah dan mengambil keputusan. Dengan mengamati sikap orang yang berhasil, merekapun menjadi berhasil. Cara melakukannya selalu muncul untuk orang yang percaya ia dapat melakukannya.

Berikut ini adalah tiga pedoman untuk mendapatkan dan mengokohkan kekuatan kepercayaan.

  1. Berpikir Sukses, jangan Berpikir Gagal. Di tempat kerja, di rumah, gantilah berpikir gagal dengan berpikir sukses. Sewaktu menghadapi situasi yang sulit, berpikirlah, "Saya akan menang," bukan Saya Akan Kalah. Ketika Anda bersaing dengan orang lain, berpikirlah, "Saya sama dengan yang terbaik," bukan "Saya tidak masuk hitungan."Jika peluang muncul, berpikirlah "Saya dapat melakukannya," jangan pernah berpikir "Saya tidak Dapat." Biarkan pikiran utama "Saya akan Berhasil" mendominasi berpikir Anda. Berpikir sukses mengkondisikan pikiran Anda untuk rencana yang menghasilkan keberhasilan. Berpikir gagal mengerjakan persis berlawanan. Berpikir gagal mengkondisikan pikiran memikirkan pikiran-pikiran lain yang menghasilkan kegagalan.
  2. Ingatkan Diri Anda secara teratur bahwa Anda Lebih baik dari pada yang Anda kira. Orang yang sukses bukanlah orang yang super. Sukses tidak mensyaratkan super - intelek. Juga tidak ada yang mistis mengenai sukses. Sukses tidak didasarkan pada nasib. Orang yang sukses hanyalah orang biasa yang telah mengembangkan kepercayaan kepada diri sendiri dan apa yang mereka kerjakan. Jangan pernah mengakui keraguan Anda atau mengesankan kepada orang lain bahwa Anda bukan orang kelas satu.
  3. Percaya Besar. Besar-kecilnya keberhasilan Anda ditentukan oleh besar-kecilnya kepercayaan Anda. Pikirkanlah tujuan-tujuan yang kecil, maka harapkanlah hasil-hasil yang kecil pula. Pikirkanlah tujuan-tujuan yang besar dan dapatkan keberhasilan besar. Ingat ini pula. Gagasan besar dan rencana besar acap kali lebih mudah yang pasti tidak lebih sulit dibandingkan gagasan kecil dan rencana kecil. 

Ralph J. Cordiner, Ketua Dewan General Electric Company, mengatakan hal ini dalam konferensi kepemimpinan: "....Kita memerlukan dari setiap orang yang bercita-cita menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri dan perusahaannya - Suatu tekad untuk menjalankan program pribadi pengembangan diri. Tak seorangpun akan memerintahkan seseorang untuk berkembang...Apakah seseorang tertinggal di belakang, atau bergerak maju di dalam bidangnya adalah masalah ketekunan peribadinya sendiri. Ini membutuhkan waktu, kerja dan pengorbanan. Tak seorang pun dapat melakukannya untuk Anda."
Readmore → Keberhasilan berarti Menang, Kegagalan Adalah Sukses Yang tertunda

Tuesday, 25 October 2016

Berpikir Dan Berjiwa Besar, Ingin Berpikir dan Berjiwa Besar

Berpikir Dan Berjiwa Besar


Bergaulah dengan orang-orang yang BesarBerpikir dan Berjiwa Besar 

Berbicara tentang berpikir dan berjiwa besar saya jadi teringat ketika suatu saat saya menghadapi masalah yang cukup membebani pikiran, saya bertemu dan berbicara dengan seorang guru, lalu saya ceritakan semua permasalahan yang sedang dialami. Langsung saja beliau menunjuk pada segelas air putih yang ada dihadapannya seraya mengangkat gelas tersebut.

Beliau bilang : “Gelas ini adalah perumpamaan diri kamu, Jika kau ambil segenggam garam lalu kamu masukan garam ini kedalam gelas ini kemudian kamu aduk garam tersebut pasti akan terasa asin bahkan phit, Tapi jika kamu lemparkan segenggam garam itu ke kolam renang maka akan tetap terasa tawar”, Artinya bukan masalahnya yang besar akan tetapi jiwa dan pikiran kita yang sempit. Maka supaya bisa menghadapi masalah apapun, jiwa dan pikiran kita harus lebih besar dari masalah itu.

Berpikir Dan Berjiwa Besar 

Kata-kata tersebut sangat menginspirasi saya untuk senantiasa menambah kapasitas diri untuk terus memperbesar kapasitas jiwa dan pikiran ini. Ada sedikit Tips supaya kita bisa mulai belajar berpikir dan berjiwa besar. Semoga saja bermanfaat bagi temen-temen pembaca semua. Berpikir dan Berjiwa Besar , Bagaimana Caranya? Bukan berarti bergaul dengan orang yang badannya besar ya, tapi bergaulah dengan orang-orang yang memiliki jiwa besar.

Seperti apa sih ciri-ciri orang yang berpikir dan berjiwa besar itu? Diantara ciri-ciri orang tersebut yaitu :

  • Yang dia bicarakan selalu hal-hal yang positif, jauh dari yang namanya keluhan 
  • Orangnya sangat pemaaf, dan mudah meminta maaf 
  • Orangnya rendah hati dan tidak membeda-bedakan siapapun 
  • Orangnya Kreatif, Solutif dan tidak Penakut 
  • Biasanya orang tersebut punya impian atau visi yang besar 
  • dan lain-lain lah.. silahkan tambahin ya.. :) 

Bacalah buku-buku yang membangun Jiwa dan Pikiran Banyak sekali buku yang beredar yang isinya adalah tentang pengembangan diri. Buku-buku tersebut akan menjadi sumber inspirasi dan sumber penggerak. Salah satu buku yang saya rekomendasikan adalah “Bagaimana Berpikir dan Berjiwa Besar” karangan David J.Schwartz. Atau baca buku orang-orang yang sukses, jadikan kesuksesan mereka sebagi inspirasi buat kita. Pokonya pesen saya adalah ” JANGAN MALAS BACA BUKU..!!”, karena anda hari ini dan anda 5 tahun kedepan adalah sama saja, kecuali LINGKUNGAN yang ada di sekitar anda dan BUKU-BUKU yang anda Baca. “Apa yang anda baca akan mempengaruhi pikiran anda, pikiran anda akan mempengaruhi tindakan anda, dan tindakan anda akan mempengaruhi nasib anda”
MAKA Bermimpilah yang Besar Mimpi itu adalah hal yang gratis, namun bagi sebagian orang mimpi aja ga berani. Berani bermimpi besar akan mendorong pikiran dan jiwa kita tambah besar. Untuk mampu berpikir dan berjiwa besar harus dimulai dengan mimpi. “Mimpi Adalah Kunci Sukses, Untuk kita Menaklukan Dunia” itu beneran bukan boong-boongan. 
Terbukti orang-orang yang membawa perubahan besar di Dunia ini adalah orang-orang yang punnya mimpi besar. Jadi coba cek impianmu sekarang, sebesar apa Impian anda saat ini? Jawab masing-masing aja ya. Bagaimana ya supaya punya mimpi yang besar? Sederhana saja, yaitu mulai dari “khayalan tingkat tinggi”, hehe kayak judul lagu peterpan aja.
Pokonya apa yang anda inginkan dalam hidup anda harus sesuatu yang kelihatannya tidak masuk akal, dan tak usah takut ditertawakan orang. Ga usah terlalu dipikirkan bagaimana cara mencapainya, nanti Tuhan kita yang akan menuntun kita. Tugas kita adalah punya keinginan dan impian. 
Kalo impian kita setinggi langit minimal gunung udah bisa kecapai, tapi kalo impian kita setinggi pohon toge paling-paling bisa manjat pohon kencur.. Eh Btw emang toge ama kencur ada pohonnya? terserahlah pikirin aja sendiri, hehe… 
Nah itu sedikit share tentang bagaimana kita mulai membangun pikiran dan jiwa besar. Saya doakan orang yang membaca tulisan ini menjadi orang - orang yang bisa berpikir dan berjiwa besar.. Ayo teriak semuanya…. Amiiinnn……!!
Readmore → Berpikir Dan Berjiwa Besar, Ingin Berpikir dan Berjiwa Besar

Bisnis Internet, Terkenal di Internet, Bisnis Dunia Maya

Bisnis Internet, Terkenal di Internet, Bisnis Dunia Maya


Zaman sekarang Internet bukanlah suatu yang asing lagi. Mulai dari kota metro politan sampai pelosok pedalaman pun kata internet bukan suatu yang wah lagi. Apa yang didapat dari internet? Berbagai macam informasi bisa didapatkan dari berita salebritis sampai berita Briptu Norman.
Setiap segala sesuatu yang terjadi mempunyai dua sisi. Pertama sisi negatif yang kedua sisi positif, tinggal anda mau pilih yang mana. Salah satu contoh sisi negatifnya ada foto-foto yang merangsang birahi dan lain-lain sebagainya. 
Sisi positifnya dengan adanya Internet akan mempercepat informasi dan teknologi. Apalagi anda yang mempunyai suatu usaha, akan lebih mudah mempromosikan usaha anda kepada para calon konsumen. Misalnya dengan email, facebook, twiter serta bermacam situs sosial lainnya. dan juga dengan internet orang bisa berhubungan lewat chatting atau kabar mengabarkan dan ada juga anda bisa ketemu serta mengetahui keberadaan teman-teman lama anda dan banyak lagi kegunaan yang bisa Anda manfaatkan, misalnya untuk menjalin jaringan bisnis, promosi pribadi dan keahlian anda. 

Disini saya akan memberikan sedikit ilmu yang saya kumpulkan dari berbagai situs dan buku bacaan untuk membuat sebuah situs gratis yang disediakan oleh uncle google yang lebih di kenal dengan BLOGER. Lanjutkan Untuk mudah pahamnya anda harus konsisten membaca langsung praktek. Bagaimana ? apakah anda sudah siap?????? 

Sebelum anda mulai alangkah baiknya atau bahkan disuruh sebelum melaksanakan segala aktivitas. 

Baca Asma Allah Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang 

Maksudnya: 
saya memulai membaca al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, seperti makan, minum, menyembelih hewan dan sebagainya. Allah ialah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang Ar Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah Senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.
Readmore → Bisnis Internet, Terkenal di Internet, Bisnis Dunia Maya